Cara Bermain Mencegah Kebosanan pada Anak Muda

Mainkan Bukan Hanya Main

Orang dewasa menganggap bermain sebagai sesuatu untuk mengisi waktu dengan cara yang menyenangkan dan menyenangkan. Untuk orang dewasa, bermain bukanlah kegiatan yang "serius" tetapi suatu cara untuk mengalihkan perhatian kita dari kerasnya tanggung jawab hidup yang bertanggung jawab dan tuntutan pekerjaan. Untuk anak-anak bermain memiliki fungsi yang berbeda. Bermain adalah cara anak "bekerja" dan mempersiapkan tubuh untuk keterampilan yang dibutuhkan sebagai orang dewasa.

Bermain merangsang otak untuk mengembangkan keterampilan motorik kasar dan halus dan koordinasi di antara bagian-bagian tubuh. Bermain mengembangkan keterampilan antara mata dan bagian tubuh. Bermain mengajarkan anak hubungan antara diri dan orang lain, diri dan lingkungan, dan diri sendiri dan orang lain. Bermain menggunakan bahasa untuk mengarahkan perilaku dan melakukan proses berpikir. Bermain merangsang dan menggunakan kreativitas dan imajinasi anak. Bermain memberi anak kesempatan untuk berinteraksi dengan teman sebaya dan mengembangkan keterampilan sosial. Bermain adalah pengaturan untuk kerja tim dan kolaborasi. Bermain kelompok mengarah pada perilaku moral dan etika sehingga anak-anak belajar untuk melihat peristiwa dan situasi dari sudut pandang orang lain. Bermain adalah kesempatan bagi seorang anak untuk memperbaiki kemampuan bahasanya sehingga orang lain mengerti artinya.

Berapa Banyak Play Apakah Seorang Anak Harus Kembangkan dengan Benar?

Sebelum memasuki taman kanak-kanak, seorang anak belajar banyak keterampilan kesiapan sekolah. Anak kecil perlu belajar berlari, melompat, melompat, melompat, dan berlari. Mereka harus belajar memotong dengan gunting, memindahkan benda-benda kecil dan besar di sekitar ruang dan warna di dalam garis. Mereka perlu belajar untuk mendengarkan suara dan membedakan suara-suara itu. Mereka perlu belajar membedakan warna, bentuk, dan ukuran. Mereka perlu berlatih menghitung dan menulis di atas kertas. Mereka perlu belajar bergiliran dan menyelesaikan perselisihan tanpa kemarahan dan kebencian. Untuk anak yang lebih muda dari 4 tahun, semua ini biasanya membutuhkan sepanjang hari. Untuk anak-anak antara 4 dan 6 tahun, ini memakan waktu sekitar 2 jam setiap hari.

Anak-anak di sekolah membutuhkan waktu istirahat mereka di pagi hari, saat makan siang dan sore hari selain setelah sekolah. Dibutuhkan banyak pekerjaan bagi mereka untuk duduk di satu tempat dan diam. Konsentrasi adalah kerja keras, dan belajar membaca, mengerjakan matematika dan menulis membutuhkan banyak usaha.

Bayangkan seberapa sering orang dewasa ingin beristirahat pada tugasnya yang diberikan. Orang dewasa harus memilih sebagian besar tugas mereka, atau setidaknya urutan di mana mereka dilakukan, tetapi anak-anak tidak memiliki opsi itu. Hidup mereka tidak di bawah kendali mereka, dan mengikuti aturan orang lain juga merupakan kerja keras.

Seberapa Banyak Mainkan?

Jawaban sederhananya adalah: banyak. Tentu saja, bermain dapat interaktif dengan orang dewasa dalam situasi belajar (bahasa dan komunikasi adalah pekerjaan tetapi dapat dilakukan dalam pengaturan yang menyenangkan). Hanya karena Anda, orang dewasa, melihat aktivitas anak sebagai kesenangan dan memiliki sedikit atau tanpa tujuan, bukan berarti itu. Biarkan anak-anak bermain – mereka akan menjadi dewasa segera dan berjuang untuk jumlah permainan yang sama dengan yang Anda miliki atau tidak miliki dalam kehidupan Anda sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *